Analisis Perbandingan Kualitas Instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik Industri Gas di Indramayu

Main Article Content

Aditya Eka Ramdhani
Andre Syahputra
Nando Vanny Farsin
Woro Rukmi Hatiningrum

Abstract

Dalam penanganan limbah cair domestik dari industri gas di Indramayu, harus memenuhi Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.68/Menlhk/ Setjen/Kum.1/8/2016 tentang baku mutu air limbah domestik. Perbedaan jumlah karyawan, jam kerja dan luas area kerja membuat debit rata – rata limbah cair dari industri pengolahan gas hanya sekitar 1.2 m3/hari dengan kandungan BOD < 3 mg/L, TSS: 10 mg/L, dan total koliform 2700 /100 mL, sedangkan pada industri distribusi gas limbah cair yang dihasilkan mencapai 12 m3/hari dengan kandungan BOD: 73 mg/L, TSS: 29.7, COD: 242 mg/L dan total koliform: 35000 /100 mL. Hal ini akan berpengaruh pada sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah yang digunakan. Industri pengolahan gas menggunakan sistem rapid sand filter dengan pertimbangan proses yang sederhana dan sebagai pemenuhan Peraturan P16, dengan filtration rate: 0.429 m/jam. Pada industri distribusi gas menggunakan sistem conventional activated sludge process yang semua kritikal variabel masih dalam kondisi baik, seperti Beban BOD: 0.2336 kg/m3.hari, MLSS: 1725 mg/L, MLVSS: 1215 mg/L, F/M: 0.31 kg BOD per kg MLSS per hari, HRT: 7.5 jam, rasio sirkulasi lumpur: 0.31.

Article Details

Section
Articles